Kesopanan Sebagai Cerminan Diri
Dalam upaya untuk membuat hal tersebut tetap terlaksana, tentu saja ada beberapa kendala dalam setiap pelaksanaanya."Biasanya Mam langsung tegur kalau ada yang kurang sopan, lalu Mam minta untuk intropeksi diri dahulu, Mam tidak langsung menunjukan apa kesalahan yang dibuatnya, agar dia paham bahwa perbuatannya itu kurang sopan" seperti itu pendapat Mam Ira apabila bertemu dengan siswa Smamda yang berlaku kurang sopan. Biasanya Mam Ira bertemu dengan siswa yang berlaku kurang sopan itu di kelas saat mengajar atau terkadang di kantin sekolah saat banyak siswa beristirahat. Semua akan terlibat apabila terjadi pelanggaran dalam tata tertib di sekolah, ini menjadi faktor untuk Smamda membuat peraturan yang tegas bagi siswa yang berlaku kurang sopan, dengan memberikan sanksi. "Peraturan-peraturan yang ada di sekolah itu harus bersifat mengikat dan selalu di sosialisasikan kepada semua warga sekolah, bukan hanya siswa saja, guru pun juga, supaya kalau ada kesalahan atau pelanggaran, guru bisa memberikan alasan kenapa harus ditegur, dan apa kesalahan yang di perbuat oleh siswa, guru bisa menjelaskan."
Siswa hampir menghabiskan waktu di sekolah, terlebih lagi jam sekolah di Smamda full day. Sekolah bukan hanya lembaga pendidikan yang hanya mempelajari pelajaran akademik saja, tapi semua hal bisa kita pelajari di Smamda ini. Mulai dari membentuk karakter siswa, mendidik hingga membimbing siswa menjadi pribadi yang menjunjung tinggi kesopanan dan tata krama. (2/9/16)
Bagus banget isinya Kenn. Mantap
BalasHapus